Rencananya, kelima kesenian ini akan dipertontonkan dalam bentuk pertunjukan teater pada bulan Juni mendatang bersamaan dengan pameran produk P5 lainnya, yaitu pangan lokal dan kerajinan tangan daerah Manggarai.
SMAS Sankla Kuwu-SMAS St. Klaus Kuwu kembali menjalankan program P5 untuk pekan yang ke-4, pada Sabtu (02/03/24).
Program P5 yang dilaksanakan pada pekan yang ke-4 ini adalah Kesenian Tradisional Daerah Manggarai. Kali ini ada lima kesenian tradisional daerah Manggarai yang diangkat, yaitu drama masuk minta, drama wagal, tarian rangkuk alu, drama loke nggerang, dan drama tiba meka.
Rencananya, kelima kesenian ini akan dipertontonkan dalam bentuk pertunjukan teater pada bulan Juni mendatang bersamaan dengan pameran produk P5 lainnya, yaitu pangan lokal dan kerajinan tangan daerah Manggarai.
Ada empat tahap yang dilalui dalam kegiatan ini yaitu, belajar bersama tutor, membuat konsep secara mandiri oleh siswa-siswi, latihan, dan pertunjukan.
Afrianus Ronaldo Gae, S.Pd., Koordinator Kesenian, mengatakan bahwa kegiatan ini adalah kesempatan untuk mengenalkan kesenian tradisonal kepada siswa-siswi dan menumbuhkan rasa cinta dalam diri siswa-siswi akan kesenian daerah.
"Ini adalah kesempatan bagus untuk mengenalkan kesenian tradisional kepada siswa-siswi. Selain itu, untuk menumbuhkan rasa cinta terhadap kesenian daerah ke dalam diri anak-anak." tutur guru yang biasa disapa Pak Onal itu.
Onal Gae juga mengakui kelima kesenian ini sebagai kesenian yang sangat khas dari Manggarai. Menurut Onal, anak-anak sekarang sekadar tahu tentang kesenian, tetapi tidak mengenalnya dengan baik, terutama tentang nilai-nilai hidup yang terkandung di dalamnya. (os)